Sekitar pukul 23.00 gw sudah dijemput ke bus, di suasana tengah malam plus hujan rintik-rintik cewe sendirian lagi jadi agak
takut juga sih,sepanjang jalan selalu berdoa hehe. Akhirnya sampai juga di pool
bus tujuan Phnom Penh, ternyata banyak juga turis yang mau kesana dan gw doang
turis Asia berhijab yang ada di dalam bus tersebut selebihnya bulelang dari
berbagai negara. Bus yang gw tumpangi jenis sleeper jadi enak bisa tiduran
kebetulan disamping gw ga ada penumpangnya jadi lega buat tidur. Perjalanan
dari Saigon ke perbatasan makan waktu sekitar 4 jam, ga terasa sih karna
sebelumnya gw minum panadol,habis pusing dari kepanasan sampe kehujanan
seharian.
Dikarenakan bus sampai diperbatasan di pagi hari sekitar
pukul 04.00 pagi, jadi kita menunggu pintu imigrasi di buka,sekitar jam 06.00
mereka mulai beroperasional. Di depan pagar imigrasi Moc Bai- Vietnam banyak
juga warga Vietnam yang hendak ke Kamboja, mereka membawa bermacam dagangan
yang hendak dijual di Kamboja, jadi perbatasan Vietnam (Moc Bai) dengan Kamboja
(Bavet) transaksi jual beli pakai mata uang Dong atau Riel dan keluar masuk sudah pasti pakai paspor, setiap
stempel harus diselipkan uang didalam paspor (nominalnya kurang tahu). Tradisi
suap menyuap ga dimana-dimana.
![]() |
| Suasana di depan kantor Imigrasi Moc Bai yang hendak ke Kamboja |
Setelah pintu imigrasi dibuka, semua penumpang bus diarahkan
masuk ke pintu imigrasi,perlu diingat kartu kedatangan jangan sampai hilang
ya,karna kalo hilang bisa didenda, gw awalnya bingung karna sebelumnya emang ga
dapat saat masuk ke Vietnam,untung kenek bus nya cekatan dia langsung nyuruh gw isi
data (mereka punya stock banyak hehe). Begitu sebaliknya saat masuk imigrasi
Kamboja isi juga kartu kedatangan. Setelah kelar urusan di imigrasi gw balik
naik bus, setelah semua kumpul bus langsung berangkat ke Phnom Penh, dari
perbatasan ke pusat kota Phnom Penh makan waktu sekitar 5-6 jam.
![]() |
| Bagian dalam Imigrasi Moc Bai - Vietnam |
Selama perjalanan gw udah ga bisa tidur lagi, gw asik
mengamati sekitar dari dari dalam bus, suasananya kayak mau mudik, jalanannya
sepi tapi cukup lebar. Melewati jembatan yang membela sungai Mekong (seperti
jembatan di sungai Batang hari Jambi heheh). Lama-lama agak bosen juga lihat jalanan
sepi berdebu, kadang hutan uuhh gw tinggal tidur aja lagi. Sekitar pukul 12.00
siang bus sampai di loket yang terletak di pusat kota Phnom Penh. Sesampai gw
langsung mencari tiket bus untuk ke Bangkok.
![]() |
| Jembatan yang membelah sungai Mekong di Kamboja |



Tidak ada komentar:
Posting Komentar